Ngerasa bosen dengan cara belajar yang itu-itu aja?
Suka ngerasa bingung di warnet karena ngga tahu mau buka site apalagi?
Pengen nambah ilmu tapi nggak punya duit banyak?
Kalau semua pertanyaan itu jawaban kamu adalah ‘iya’ maka kamu perlu tahu yang namanya e-learning!
Apa sih E-Learning?
E -Learning muncul berkat perpaduan antara cara belajar dan perkembangan teknologi informasi. Menurut Glossary of e-learning Terms disebutkan bahwa e-learning adalah sistem pendidikan yang menggunakan aplikasi elektronik untuk mendukung belajar mengajar dengan media internet, jaringan komputer, maupun PC.
Dengan e-Learning proses belajar mengajar biasa berubah menjadi virtual, artinya kegiatan proses belajar mengajar menggunakan perangkat lunak tertentu dan dilakukan di dunia maya. Contoh perangkat lunak yang biasa digunakan tuh Learning Management System (LMS). Dengan LMS ini, pengguna e-learning bisa dapat materi, berdiskusi dengan guru atau pengguna lain melalui forum, ikut ujian, dan dapat nilai secara online. Canggih, bukan?
Synchronous dan Asynchronous
Metode penyampaian e-learning bisa dibedakan menjadi dua macam, yaitu synchronous learning dan asynchronous learning. Synchronous learning menawarkan proses belajar mengajar yang berlangsung di satu waktu, contohnya dengan menggunakan teknologi teleconference. Metode ini cocok banget untuk tempat-tempat yang kekurangan tenaga pengajar, seperti di pedesaan atau daerah-daerah yang kurang bisa dijangkau.
Berbeda dengan asynchronous learning yang lebih fleksibel, karena pada metode ini guru dan murid tidak harus berada di satu waktu. Misalnya, guru memberikan bahan ajar dan murid bisa mengaksesnya di waktu lain. Biasanya LMS digunakan di asynchronous learning ini.
Sukses E-Learning
Kamu tertarik mencoba? Kalau iya, maka ada poin yang kudu diinget nih:
- • Pilih e-learning yang sesuai dengan minat.
Penting banget. Pilihan materi e-learning itu superr buanyaak. Makanya pilihan kamu harus bener-bener kuat. Jangan sampai kepotong di tengah jalan karena tergiur ngeliat subject lain. Selain itu, pilihan subject yang kuat juga bikin kita semangat dan persist selama menjalani kelas.
- • Mandiri
E-Learning jelas menuntut kita buat mandiri alias melakukan semuanya sendiri atas inisiatif sendiri. Kalau nggak ngerti materinya, haram banget buat menyerah. Langsung buka forum, ajak temen-temen berdiskusi dan berbagi. Bisa juga surfing bahan lain di internet. Kalau sudah begini, sekali dayung deh. Ilmu dapat, teman pun datang.
- • Disiplin
E-learning itu memang menawarka fleksibelitas. Tapi kalo nggak disiplin sama aja dong, ilmu yang kamu dapet nggak akan maksimal. Sesuatu yang nggak dijalanin total nggak akan menghasilkan kesuksesan, bukan? Di situlah tantangannya. Kamu dituntut buat pinter-pinter atur jadwal. Susun jadwal akses tetap secara regular. 5 jam sekali misalnya. Ya.. anggap aja jadwal itu jadi kayak jam pelajaran di sekolah yang harus kita ikutin.
Online Degrees
Jangan salah, untuk sekolah virtual ini, kamu juga bisa mengantongi gelar yang certified. As we write, sesuatu yang dilakukan total pasti membuahkan. Situs yang menawarkan sertifikat alias gelar biasanya memang di bawah naungan institusi luar negeri. Mereka biasa menyebut Distance Program. Sertifikasinya beragam kok, mulai dari berupa certificate, Bachelor’s Degrees (S1), Master’s (S2), sampai setingkat S3 (Phd, MBA). Beberapa universitas yang nawarin program ini misalnya, Emporia State University. Situsnya bisa kamu check out di http://lifelong.emporia.edu/programs/certific.htm. program yang ditawarkan memang tergolong terbatas. Kalau memang nggak suit dengan minat, tinggal cari universitas lain yang menyediakan program certified distance program dan membuka program jurusan yang kamu suka.
Untuk pelaksanaan e-learning di beberapa kampus dalam negeri, saat ini pemerintah hanya mengakui ijazah yang dikeluarkan oleh Universitas Terbuka. Untuk beberapa kampus, e-Learning umumnya hanya sebagai pendukung dalam perkuliahan. Jangan berkecil hati, karena ijazah kan bukan tujuan mutlak dalam menuntut ilmu
[]
Keuntungan e-learning:
- • Biaya lebih hemat karena ngga harus bayar sumbangan gedung sekolah, dll.
- • Waktu belajar fleksibel karena materi ajar bisa didapatkan dimana saja kapan saja asal ada internet
- • Berlatih belajar mandiri
Kerugiannya kedisiplinan berkurang karena memang tidak ada pengawasan dalam belajar. Selain itu, ilmu bersosialisasi atau interaksi tatap muka juga kurang terlatih karena dalam belajar kita hanya sendiri.
Situs-situs e-learning yang bisa dikunjungi diantaranya:
- • ilmu komputer, yang membahas mengenai teknologi informasi
- • live mocha, untuk membantu dalam belajar bahasa-bahasa asing
- • world wide learn, yang menyediakan berbagai pilihan materi yang diminati
- • get study info, mulai dari jenis degree apa yang akan kamu kantongi, jenis universitas, subject, sampai bahasa, dan waktu belajar.